Minggu, 18 November 2012

Anonymous Menyerang Situs Pemerintah Israel

Sekelompok peretas yang menamakan diri mereka Anonymous meluncurkan serangan ke situs-situs yang dimiliki Pemerintah Israel. Serangan itu merupakan respon terhadap serbuan bom dan hujan amunisi ke perbatasan Gaza yang terjadi tiga hari terakhir.
"Ada banyak situs-situs Israel yang sudah kami rusak sekarang, kami baru saja membuat daftarnya," ujar kicauan Anonymous dalam akun twitter @YourAnonNews. Akun tersebut juga meminta para pengikutnya untuk merusak sekitar 40 situs miliki pemerintah dan militer Israel.
Target terbesar Anonymous adalah situs Angkatan Bersenjata Israel dan situs Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka juga berencana merusak situs-situs sejumlah perusahaan keamanan dan keuangan milik warga Israel.
Proyek ini direncanakan matang. Sebab sebelum meretas, Anonymous mengeluarkan pengumuman pencarian lowongan penutur bahasa Arab sebagai penerjemah, lalu orang-orang yang masih berada di Gaza, di luar Gaza, operator radio di Gaza dan ahli-ahli gelombang radio.


Anonymous juga berusaha menjalin hubungan dengan warga Gaza. Meski kini kota kecil tersebut kekurangan listrik akibat serangan Israel. Para peretas meminta pengikutnya untuk mengabarkan bagaimana caranya tetap terkoneksi dengan dunia luar.
"Jika kalian mempunyai teman di Gaza yang masih terkoneksi telepon, berikan nomornya, dan ikuti petunjuk di http://pastebin.com/6dYqruHu" tulis akun @YourAnonNews. Petunjuknya untuk mengkoneksikan internet di Gaza mereka tulis di katatus.blogspot.com
Pada situs-situs yang sudah mereka retas, Anonymous akan menuliskan pernyataan bahwa mereka sudah menguasai situs tersebut. Mereka pun menolak untuk mengembalikan kondisi situs tersebut, karena menyebut Israel sebagai "sebuah negara Zionis Pengecut" karena telah menghancurkan kehidupan orang-orang tak bersalah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar