Tampilkan postingan dengan label CPNS 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CPNS 2013. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Januari 2013

Penerimaan CPNS Tahun 2013 Untuk Pusat dan Daerah

Penerimaan CPNS tahun 2013 telah melalui pengusulan pengajuan formasi penerimaan CPNS tahun 2013 baik pemerintah pusat ataupun daerah. Jalur umum yang akan memenuhi kuota sebesar 60 ribu lowongan, belum termasuk dalam formasi kategori 2 (K2). 
berdasarkan informasi bahwa untuk penerimaan CPNS akan di mulai pertengahan tahun 2013. Berikut daftar daerah yang telah memenuhi syarat dan ikut dalam penerimaan CPNS tahun 2013 baik instansi Pusat ataupun daerah :

Penerimaan CPNS Tahun 2013 Untuk Pusat dan Daerah

Daftar penerimaan CPNS Tahun 2013 Instansi Pusat :
  1. Kementrian Hukum dan HAM
  2. Kementrian Luar Negeri
  3. Kementrian Keuangan
Daftar penerimaan CPNS Tahun 2013 Instansi Daerah :
  1. Provinsi Sumatera Utara
  2. Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
  3. Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi
  4. Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 
  5. Kota Dumai, Riau
  6. Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat 
  7. Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi 
  8. Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan 
  9. Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi 
  10. Kota Siantar, Provinsi Sumatera Utara 
  11. Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur 
  12. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara
  13. Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat 
  14. Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah 
  15. Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah
  16. Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara 
  17. Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat 
  18. Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat 
  19. Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur 
  20. Kota Jakarta, Provinsi DKI Jakarta 
Menunggu realisasi untuk penerimaan CPNS 2013 bagi Guru sangat ketat untuk informasinya silahkan anda baca Disini

Senin, 24 Desember 2012

Penerimaan CPNS Pemkab Bekasi Akan Digelar Awal Tahun 2013

Kepala Badan kepegawaian Pemkab Bekasi Sutisno mengatakan bahwa pemkab bekasi membutuhkan banyak CPNS untuk penerimaan CPNS Kabupaten Bekasi tahun 2013. Jika memungkinkan pemkab bekasi memang memerlukan sebanyak 9600 CPNS baru, akan tetapi quota tersebut tentu saja tidak akan disetujui semuanya oleh pemerintah pusat dalam hal ini adalah BKN.

Menurut dia, bekasi akan mulai membuka penerimaan CPNS sekitar awal tahun 2013 dan beberapa tenaga yang dibutuhkan adalah tenaga medis, guru, tenaga pengawas disnaker, tenaga pengawas bangunan untuk Dinas Tata Ruang dan Pemukiman.

Dia juga menambahkan bahwa seleksi tahun ini tidak akan seperti pelaksanaan rekrutment CPNS pada tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2013 penerimaan CPNS akan dilakukan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara dan Kemenpan RB.

Jika informasi quota yang disetujui pemerintah pusat sudah diterima, pihaknya akan segera mengumumkannya kepada masyarakat luas mengenai penerimaannya. Dalam penerimaan CPNS mendatang yang akan segera dilaksanakan, pemkab bekasi akan mengutamakan "putera daerah" sebagai prioritas utama.

Minggu, 25 November 2012

Penerimaan CPNS Untuk Tenaga Pendidik Tahun 2013

Penerimaan CPNS Untuk Tenaga Pendidik Tahun 2013

Kemen PAN dan RB telah sudah berancang-ancang untuk  menggelar seleksi CPNS baru untuk seluruh formasi pada tahun anggaran cpns 2013. Tetapi khusus untuk tenaga pendidik seperti guru, sudah diberlakukan aturan tersendiri. Misalnya, untuk guru Taman Kanak-kanak Negeri (TKN) ditetapkan satu guru negeri untuk satu rombongan belajar yang ada di satu kabupaten atau kota.
Selanjutnya, untuk guru kelas SDN ditetapkan satu orang untuk satu rombongan belajar di seluruh kabupaten atau kota. Aturan ini juga sama untuk usulan guru SLB Negeri. Sedangkan untuk guru Penjaskes dan agama, dihitung tiga kali jumlah sekolah yang ada di kabupaten atau kota. Sementara untuk rumus usulan guru bidang studi di SMP, SMU, dan SMK adalah, mengalikan jumlah jam wajib sebuah bidang studi dengan jumlah rombongan belajar, lalu dibagi 24 jam. Untuk guru BP, aturan ditetapkan satu guru untuk 150 siswa. Jadi jika di sebuah sekolah ada 300 siswa, maka guru BP-nya ditetapkan dua orang
Selain itu proses pendaftaran guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) rupanya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah. Disebabkan oleh timbulnya rasa prihatin pada kemampuan sebagian besar guru saat ini yang rendah, maka Pemerintah mencanangkan persyaratan baru pendaftaran guru PNS dengan harapan untuk merekrut guru PNS berkualitas wahid di tahun mendatang.
Kriteria yang bakal diterapkan tahun 2013 yaitu dokumen atau ijazah kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh : “Dengan skema baru ini, untuk menjadi guru, baik PNS maupun non-PNS tidak cukup hanya dengan ijazah S.Pd (sarjana pendidikan),”.Prinsip tersebut mengadopsi seleksi dokter PNS. M. Nuh menjelaskan bahwa agar diterima menjadi dokter PNS, pelamar atau pendaftar tes CPNS tak bisa hanya bermodalkan ijazah sarjana kedokteran (S. Ked). Namun, mereka juga harus mengikuti pendidikan profesi dokter selama satu tahun.

Tata aturan terbaru mengenai persyaratan guru PNS, sedang digodok oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) selaku pelaksana teknis seleksi CPNS baru. Program PPG ditempuh ketika seseorang sudah menyelesaikan program sarjana pada FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) atau semacamnya. Apabila berminat menjadi guru PNS, maka mereka wajib mengikuti PPG yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).Akan tetapi, tak semua sarjana FKIP yang mendaftar di LPTK pasti diterima serta berhak ikut PPG. LPTK tetap bakal menjalankan seleksi CPNS secara ketat karena daya tampung rekrutmen dibatasi.
Para sarjana FKIP juga akan bersaing secara terbuka terhadap sarjana-sarjana fakultas lainnya untuk masuk LPTK. Contohnya : Demi menjadi guru matematika, para sarjana FKIP bakal bertarung dengan sarjana fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama). Dan itu juga yang terjadi pada guru ekonomi, sarjana FKIP juga akan bersaing dengan sarjana fakultas ekonomi (FE).Posisi tenaga pendidik atau guru memang idealnya diisi oleh para sarjana FKIP. Akan tetapi, apabila tingkat kompetensi sarjana FKIP jauh di bawah sarjana fakultas lainnya, tentu saja tak bisa dipaksakan mengajar.
Calon guru PNS akan mendapatkan sertifikat sebagai guru profesional setelah mengikuti proses PPG selama satu tahun. Sertifikat tersebut kedepannya harus dilampirkan sewaktu yang bersangkutan akan melamar menjadi guru CPNS. Dengan sertifikat tersebut serta ditambah pengalaman mengajar selama 24 jam pelajaran per pekan, guru bersangkutan berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP). Apabila wacana seleksi CPNS khususnya perekrutan guru PNS profesional tersebut berjalan secara sistematis serta lancar, beliau yakin bahwa kualitas guru-guru Indonesia bisa beranjak naik. Nuh pun menegaskan bahwa posisi PPG ini strategis, sebab merupakan proses substitusi program sertifikasi guru yang saat ini sedang berjalan.
iPhone 5 Gadget Impian

Jumat, 16 November 2012

Pengangkatan CPNS Honorer Kategori 2 K2 Dilaksanakan Juli 2013

Pengangkatan CPNS Honorer K 2 Dilaksanakan Juli 2013

Indikasi adanya tenaga honorer kategori II (TH KII) siluman ternyata terbukti. Dari jumlah awal TH KII yang mencapai 600 ribu orang lebih, ternyata setelah diaudit khusus menyusut tinggal 562.095 orang. Mereka siap diangkat menjadi CPNS tahun depan, jika lulus seleksi. Rencana dan strategi pengangkatan TH KII ini dipaparkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negaran dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar di hadapan anggota Komisi II DPR kemarin.

“Perjalanan menuju pengangkatan mereka (TH KII) sudah mulai dikebut sekarang. Kami optimis pengangkatan bertahap mulai tahun depan,” kata dia. Secara garis besar, rencana pengangkatan TH KII ini dimulai bulan ini dengan agenda penyusunan listing atau daftar TH KII di instansi pusat maupun daerah oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Puncak agenda pengangkatan ini terjadi pada Juni 2013, yaitu ketika masuk tahap ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang. Proses ini ditutup dengan pengiriman NIP dan penetapan SK CPNS pada Desember 2013.

Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kemen PAN-RB Ramli Naibaho mengatakan, ada perbedaan mendasar dalam pengangkatan CPNS dari kelompok TH KII ini. Dia mengatakan, pada umumnya formasi CPNS baru ditentukan dulu sebelum ujian dijalankan. ”Tetapi untuk TH KII ini, ujian dulu dilaksanakan baru setelah itu kami merancang formasi dan sebaran atau penempatan mereka,” tutur Ramli. Upaya ini dilakukan karena jumlah TH KII masu cukup banyak. Selain itu, potensi banyaknya TH KII yang gugur atau tidak lolos dalam ujian tes kompetensi dasar nanti juga menjadi pertimbangan.

Ramli menuturkan jika setelah ujian nanti, akan diumumkan nama-nama TH KII yang berhasil melampaui passing grade. Nama-nama mereka lantas disimpan kemudian akan dikombinasikan dengan formasi dan alokasi yang ditetapkan pada Agustus 2013. “Jadi saya tekankan TH KII yang lulus ujian belum tentu diangkat. Karena bergantung pada berapa besar formasi yang ditentukan nanti,” ujar Ramli. Dia mengatakan jika banyaknya formasi CPNS dari kelompok TH KII ini juga bergantung pada keuangan negara.

Ramli mengatakan tidak mungkin akan membuka formasi CPNS dari kelompok TH KII ini sebanyak-banyaknya tetapi dari segi anggaran negara untuk gaji mereka tidak mencukupi. “Jadi keberadaan anggaran ini penting,” katanya. Namun Ramli mengatakan para TH KII tidak memikirkan soal formasi dulu. Dia meminta para TH KII yang nanti ditetapkan berhak ikut ujian, kosentrasi untuk mengerjakan ujian.
Deputi Informasi Kepegawaian BKN Yulina Setiawati menuturkan, jumlah TH KII yang berjumlah 562.095 itu belum final. Jumlah itu berpeluang bertambah karena saat ini masih ada 16.245 orang TH KII yang belum terekam datanya. “Nama-nama TH KII yang benar-benar fix dan berhak ikut ujian nanti dipastikan setelah uji publik,” katanya.

Yulina lantas memparkan perkembangan pengangkatan langsung TH Kategori I (KI) menjadi CPNS. Dia mengatakan proses ini on schedule dan ditargetkan tuntas akhir tahun ini. Dia mengatakan, pengangkatan ini menunggu SK formasi dari Kemen PAN-RB.
Hasil audit quality assurance (QA) pada 15 Oktober menunjukkan bahwa TH KI yang memenuhi kriteria di instansi pusat berjumlah 15.040 orang dan di instansi daerah sejumlah 32.582 orang. Para TH KI yang lulus audit inilah yang nantinya diangkat langsung menjadi CPNS.